Cara Aman Mengatasi Keputihan pada Ibu Hamil

Keputihan merupakan masalah yang mengganggu bagi wanita, terutama bagi ibu hamil. Sekresi pada area vagina normalnya tidak menimbulkan rasa gatal. Namun, jika sudah terinfeksi bakteri atau jamur, biasanya akan disertai dengan gatal dan nyeri. Jika sudah parah, maka bisa disertai dengan rasa sakit ketika buang air kecil.

Cara Mengatasi Keputihan Pada Ibu Hamil

1. Menjaga pH Alami Vagina

Cara mengatasi keputihan pada ibu hamil yang pertama yaitu dengan menjaga kelembapan vagina. Tingkat pH vagina berkisar 3,5 hingga 4,5. Vagina yang berubah ph bisa mengundang bakteri jahat dan jamur. Cara mudah menjaga pH alami vagina adalah dengan menjaga kebersihannya. Bilas vagina dari arah depan ke belakang setelah selesai buang air kecil dan buang air besar. Lap atau keringkan vagina dengan handuk kecil yang bersih hingga tidak lembap. Ganti celana dalam secara rutin.

2. Gunakan Celana Dalam Berbahan Katun

Kain katun dikenal sebagai kain menyerap keringat dengan baik. Maka, Sobat Bunda bisa memilih celana dalam dengan bahan katun, sehingga area kewanitaan bisa terhindar dari lembap. Pilih celana dalam dengan ukuran yang pas. Jika memungkinkan, Sobat Bunda juga bisa membeli celana dalam khusus untuk ibu hamil untuk mendapatkan tambahan kenyamanan.

3. Hindari Penggunaan Sabun Pembersih Kewanitaan

Tidak menggunakan sabun pembersih organ kewanitaan juga merupakan salah satu cara mengatasi keputihan pada ibu hamil. Sobat Bunda sebaiknya menghindari sabun pembersih kewanitaan, karena sabun pembersih vagina berisiko membunuh bakteri baik di organ intim. Jadi, sabun kewanitaan berpotensi mengganggu keseimbangan flora alami vagina yang bisa memunculkan keputihan.

4. Hindari Penggunaan Pantyliner

Walaupun sedang mengalami keputihan, Sobat Bunda sebaiknya menghindari penggunaan pantyliner. Sebab, pantyliner berpotensi menghambat sirkulasi udaradi sekitar area vital. Hal ini bisa menyebabkan keputihan menjadi makin parah. Jika dalam kondisi terpaksa, Sobat Bunda boleh menggunakan pantyliner sesekali. Namun, pastikan untuk mengganti pantyliner setelah 3-4 jam pemakaian dan jangan gunakan secara rutin.

5. Mengatasi Keputihan pada Ibu Hamil dengan Daun Sirih

Daun sirih dipercaya memiliki kandungan antibakteri. Meski daun sirih adalah bahan alami, tapi penggunaan daun sirih sebagai cara mengatasi keputihan pada ibu hamil sebaiknya tidak berlebihan. Untuk menggunakannya, Sobat Bunda bisa merebus 5 – 7 lembar daun sirih dengan 2 gelas air . Air rebusan tersebut bisa Sobat Bunda gunakan untuk mencuci vagina. Lakukan cara ini hanya saat keputihan sudah mengganggu. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai penggunaan daun sirih ini.

6. Hindari Beban Pikiran yang Berat

Stres dapat memicu masalah keputihan, karena beban pikiran yang berat bisa berisiko mengacaukan hormon di tubuh ibu hamil. Ketidakseimbangan hormon ini dapat memicu beragam masalah kesehatan, termasuk keputihan pada ibu hamil.

Nah, jika Sobat Bunda sedang mengalami keputihan saat hamil, mungkin beberapa cara di atas bisa dicoba. Semoga bisa membantu dan bermanfaat ya.



Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *