Fakta Menyusui: Bingung Puting, Apa Maksudnya dan Apa Bahayanya?

Bunda pernah enggak sih mendengar kata bingung puting? Nah, akhir-akhir ini banyak yang sedang membicarakan seputar bingung puting karena pemakaian dot, empeng, dan penyambung puting. Bagi Bunda yang belum paham, ini dia penjelasan singkatnya.

Apa sih maksud dari bingung puting?

Bingung puting terdiri dari 2 jenis, yaitu bingung puting secara umum dan bingung puting laten.

  • Bingung puting secara umum

Bingung puting secara umum diartikan sebagai suatu kondisi ketika seorang bayi tidak mau lagi menyusu dari payudara ibunya. Namun, bayi ini biasanya mau menyusu dari dot, dari penyambung puting, atau mau diberi empeng. Dia hanya menolak puting ibunya saja.

  • Bingung puting laten

Bingung puting laten diartikan sebagai penurunan produksi ASI perah seorang ibu, karena anaknya meminum ASI perah dengan menggunakan media dot, menggunakan empeng, atau menggunakan penyambung puting.

Apa yang menyebabkan bingung puting?

Bingung puting utamanya disebabkan oleh penggunaan dot, empeng, dan penyambung puting. Ketika menyusu ke puting payudara ibu, seorang bayi harus memijat saluran ASI yang terdapat di areola dengan rahang dan lidahnya, sehingga bayi bisa mendapatkan ASI dengan optimal.

Ketika menyusu dengan dot, penyambung puting, atau sedang menggunakan empeng, seorang bayi hanya akan menggunakan mulutnya saja. Perbedaan cara mengisap inilah yang memicu bayi untuk mengubah gaya isapan mulutnya menjadi seperti mengisap dot. Akibatnya, bayi akan merasa kewalahan atau kesulitan ketika harus berhadapan dengan puting ibu. Jadilah si bayi menangis, menolak, atau malas jika didekatkan di putting ibunya. Kemudian, si bayi akan memilih dot, penyambung puting, atau empeng.

Bingung puting itu seperti bayi menolak kehadiran payudara ibunya dan lebih memilih dot, empeng, atau penyambung putting. Tentunya hal ini membuat Bunda sangat sedih ya. Maka, penggunaan dot, empeng, serta penyambung puting dilarang demi berhasilnya menyusui selama 2 tahun atau lebih.

Lalu, apa penyebab bingung putting laten?

Ketika bayi mengubah isapan mulutnya menjadi seperti mengisap dot, maka payudara akan sulit untuk dikosongkan secara maksimal. Payudara yang jarang dikosongkan secara maksimal akan membuat otak “berpikir” bahwa bayi butuh asupan ASI yang tidak banyak. Pelan tapi pasti, ASI diturunkan produksinya. Proses penurunan produksi ASI karena bingung puting laten ini berjalan sangat lambat.

Tanda bingung puting laten di antaranya adalah hasil perah ASI yang semakin hari semakin menurun, atau hasil perah ASI sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan cairan bayi, sehingga butuh ditambal dengan susu formula atau susu UHT.

Apakah semua bayi akan mengalami bingung putting ketika berkenalan dengan dot?

Delapan bayi dari 10 bayi mengalami bingung puting ketika berkenalan dengan dot, empeng, dan penyambung puting. Sayangnya, kita tidak pernah tahu anak kita masuk ke golongan yang bebas bingung puting, atau justru masuk ke golongan “delapan bayi” yang terkena bingung puting tersebut. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Menghindari penggunaan dot, empeng, dan penyambung puting lebih baik daripada harus melakukan relaktasi supaya bayi mau menyusu lagi dari payudara dan  mengembalikan produksi ASI ke kondisi seperti semula.

Lalu, betulkah ada dot yang anti bingung puting?

Ternyata, secanggih apa pun dot yang digunakan, risiko bingung puting tetap mengancam. Ketika Bunda memakai dot yang diklaim tidak menyebabkan bingung puting, risiko terkena bingung puting ternyata masih saja ada. Penjelasan botol dot anti bingung puting di sini ya, Bunda.

Nah, jadi semua keputusan terserah Bunda ya. Lebih baik memang memilih untuk say no to dot, empeng, dan penyambung puting demi berhasilnya ASI hingga 2 tahun atau lebih. Semoga tambahan informasi di atas bisa bermanfaat ya, Bunda.

Happy breastfeeding!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *